Iklan berbayar di marketplace adalah cara tercepat untuk meningkatkan visibilitas produk dan penjualan. Namun, dengan berbagai jenis iklan yang tersedia di Tokopedia, Shopee, dan TikTok Shop, seller sering bingung memilih yang tepat.
Artikel ini akan membahas secara lengkap jenis-jenis iklan di setiap platform, cara kerjanya, dan kapan sebaiknya Anda menggunakannya.
Konsep Dasar: CPC vs CPM vs GMV
Sebelum membahas jenis iklan, pahami dulu model pembayarannya:
- CPC (Cost Per Click): Bayar setiap kali ada yang klik iklan Anda. Cocok untuk drive traffic.
- CPM (Cost Per Mille): Bayar per 1.000 tayangan. Cocok untuk brand awareness.
- GMV-based: Iklan otomatis yang mengoptimalkan berdasarkan target penjualan (Gross Merchandise Value).
TopAds Produk
CPC Paling PopulerIklan produk yang muncul di hasil pencarian dan halaman kategori. Anda bidding untuk kata kunci yang relevan. Biaya per klik Rp 250 - Rp 500, tergantung kompetisi kategori.
TopAds Toko
CPCIklan toko yang muncul sebagai banner di hasil pencarian. Menampilkan logo, nama toko, dan produk unggulan. Cocok untuk meningkatkan brand awareness toko.
TopAds Pencarian
CPCProduk muncul di posisi teratas hasil pencarian untuk kata kunci spesifik. Sangat efektif untuk produk dengan volume pencarian tinggi.
TopAds Rekomendasi
CPCProduk ditampilkan di halaman produk pesaing atau di halaman "Produk Serupa". Menargetkan pembeli yang sudah menunjukkan minat pada kategori produk Anda.
Tokopedia Auto Ads
OtomatisTokopedia otomatis mengatur dan mengoptimalkan iklan Anda berdasarkan budget harian. Cocok untuk pemula yang belum paham bidding manual.
Tokopedia Display Network
CPMIklan banner premium di berbagai lokasi strategis: halaman utama, halaman produk, inbox, dll. Biasanya digunakan brand besar untuk awareness.
CPAS (Collaborative Ads)
CPCIntegrasi dengan Facebook/Instagram Ads. Produk Tokopedia Anda bisa muncul di platform Meta, menargetkan audiens yang lebih luas.
Keyword Ads (Iklan Kata Kunci)
CPC Paling EfektifProduk muncul di hasil pencarian untuk kata kunci tertentu. Di mobile tampil sebagai 2 listing teratas, di web 5 listing teratas. Efektif untuk capture high-intent buyers.
Discovery Ads (Produk Serupa)
CPCProduk muncul di "Daily Discover", "You May Also Like", dan halaman produk serupa. Targeting based on user behavior dan interest.
Shop Ads (Iklan Toko)
CPCTampilkan toko Anda di hasil pencarian lengkap dengan banner, slogan, dan produk unggulan. Meningkatkan kunjungan ke toko.
GMV Max
Otomatis Trending 2026Shopee akan fokus di GMV Max pada 2026, dimana iklan manual berkurang. Sistem otomatis mengoptimalkan penjualan (GMV) berdasarkan budget Anda.
Homepage Brand Ads
PremiumIklan banner di halaman utama Shopee. Visibility sangat tinggi terutama saat event belanja besar. Biaya premium, cocok untuk brand besar.
Facebook Ads Integration
CPCPromosikan listing Shopee di Facebook dan Instagram dengan fitur dynamic retargeting. Menjangkau audiens di luar Shopee.
Video Shopping Ads (VSA)
CPC/CPM Paling EfektifIklan video yang muncul di feed pengguna dengan kartu produk clickable. User bisa langsung checkout dari video tanpa keluar aplikasi.
LIVE Shopping Ads (LSA)
CPCPromosikan sesi live shopping Anda ke audiens lebih luas. Menarik penonton dari halaman FYP ke live streaming Anda.
Product Shopping Ads (PSA)
CPCMenampilkan listing produk di berbagai placement di TikTok. Seperti catalog ads yang muncul di feed belanja.
GMV Max (Product & LIVE)
OtomatisKampanye otomatis yang mengoptimalkan total penjualan menggunakan kombinasi placement organik dan berbayar. Ada dua tipe: Product GMV Max dan LIVE GMV Max.
Spark Ads
CPCBoost konten organik yang sudah ada (milik Anda atau kreator lain dengan izin) untuk memperluas jangkauan. Leverage existing content yang sudah perform bagus.
In-Feed Ads
CPMVideo iklan yang menyatu dengan konten organik di FYP. Bisa include tombol "Shop Now" yang mengarah ke TikTok Shop.
TopView Ads
PremiumIklan layar penuh yang muncul saat user membuka TikTok. Durasi hingga 60 detik. Biaya premium, impact tinggi untuk brand awareness.
Branded Hashtag Challenge
PremiumAjak user membuat konten dengan hashtag tertentu. Meningkatkan engagement dan user-generated content. Biaya sangat tinggi.
Perbandingan Singkat Antar Platform
| Aspek | Tokopedia | Shopee | TikTok Shop |
|---|---|---|---|
| Fokus Utama | TopAds Produk | Keyword + GMV Max | Video Shopping Ads |
| Min Budget/Hari | Rp 3.000 | Rp 2.000 | $5 (~Rp 80.000) |
| Biaya Per Klik | Rp 250-500 | Rp 200-400 | Rp 500-1.500 |
| Learning Curve | Menengah | Mudah | Lebih kompleks |
| Best For | High-intent buyers | Volume sales | Discovery & impulse buy |
Sudah Beriklan tapi Bingung Menghitung ROI?
RekapCepat membantu Anda melihat profit bersih setelah dikurangi biaya iklan dan operasional.
Tips Memilih Jenis Iklan yang Tepat
1. Sesuaikan dengan Tujuan
- Ingin sales langsung? Keyword Ads (Shopee), TopAds Produk (Tokopedia), VSA (TikTok)
- Ingin traffic ke toko? Shop Ads, TopAds Toko
- Ingin brand awareness? Display Ads, TopView, Hashtag Challenge
2. Pertimbangkan Budget
- Budget kecil (<Rp 100rb/hari): Fokus ke Keyword Ads atau TopAds Produk
- Budget menengah: Kombinasi Keyword + Discovery Ads
- Budget besar: Full funnel dari awareness sampai conversion
3. Perhatikan Kategori Produk
- Produk impulsif (fashion, beauty): TikTok Shop efektif
- Produk kebutuhan (elektronik, household): Tokopedia/Shopee
- Produk niche: Keyword Ads dengan targeting spesifik
Penting: Selalu track ROI (Return on Investment) dan ROAS (Return on Ad Spend) untuk setiap kampanye. Iklan yang boncos harus segera dihentikan atau dioptimalkan.
Kesimpulan
Setiap platform memiliki keunggulan sendiri:
- Tokopedia: Ekosistem iklan lengkap dengan TopAds untuk berbagai kebutuhan
- Shopee: GMV Max semakin dominan, mudah untuk pemula
- TikTok Shop: Video-first, efektif untuk discovery dan impulse buying
Untuk hasil optimal, mulai dengan satu jenis iklan yang paling sesuai dengan produk dan budget Anda. Evaluasi performanya, lalu scale up atau diversifikasi ke jenis iklan lain.