Mana Promosi Lebih Untung: TikTok Ads vs Live vs Affiliate vs Diskon?

Perbandingan strategi promosi TikTok Shop: TikTok Ads, Live Shopping, Affiliate Marketing, dan Campaign Diskon

Di TikTok Shop, ada banyak cara untuk mempromosikan produk: TikTok Ads, Live Shopping, Affiliate, dan Diskon. Tapi mana yang paling sepadan dengan biayanya untuk budget Anda?

Artikel ini membandingkan tingkat keuntungan (ROI) dari setiap strategi promosi berdasarkan data 2025, lengkap dengan rekomendasi sesuai ukuran budget Anda.

4 Jenis Promosi Utama di TikTok Shop

Sebelum membandingkan, mari pahami karakteristik masing-masing:

TikTok Ads

Iklan berbayar yang muncul di FYP pengguna. Bisa berupa In-Feed Ads, TopView, atau Spark Ads yang boost konten kreator.

11.8x
Rata-rata ROI jangka pendek
1.1-2.4%
Tingkat Konversi
~Rp 110rb
Biaya per 1000 tampilan

Live Shopping

Siaran langsung di mana host mempromosikan dan menjual produk real-time. Interaksi langsung dengan penonton.

50%
Penonton yang beli
Tinggi
Engagement
FOMO
Urgensi pembelian

Affiliate Marketing

Kreator mempromosikan produk Anda dan mendapat komisi per penjualan. Anda hanya bayar jika ada yang beli.

5-30%
Komisi
0.1-3%
Tingkat Konversi
17.96%
Rata-rata Interaksi

Campaign Diskon

Potongan harga untuk menarik pembeli. Bisa berupa Flash Sale, Voucher, atau promo platform.

Tinggi
Volume penjualan
Rendah
Profit per unit
Langsung
Hasil

TikTok Ads: Kapan dan Bagaimana Menggunakannya?

TikTok Ads cocok untuk meningkatkan kesadaran merek dan menjangkau target spesifik. Berdasarkan data 2025:

  • ROI jangka pendek: 11.8x untuk iklan yang langsung menghasilkan penjualan
  • ROI jangka panjang: 4.5x untuk membangun merek
  • Biaya per 1000 tampilan: ~Rp 110.000
  • Biaya per klik: ~Rp 19.000 rata-rata

Kelebihan TikTok Ads:

  • Target akurat (usia, minat, kebiasaan pengguna)
  • Mudah ditingkatkan - tambah budget = jangkauan lebih luas
  • Terukur - bisa lihat hasil penjualan dari iklan
  • Spark Ads bisa promosikan konten kreator dengan tampil lebih natural

Kekurangan:

  • Butuh budget konsisten (min Rp 750.000/hari untuk campaign)
  • Perlu waktu belajar untuk optimasi
  • Kreativitas konten sangat berpengaruh

Tips: Gunakan Spark Ads untuk promosikan konten dari kreator. Hasilnya lebih bagus karena terlihat alami dan membangun kepercayaan pembeli.

Live Shopping: Tools Konversi Tertinggi

Live Shopping adalah raja konversi di TikTok Shop. Data menunjukkan:

  • 50% penonton melakukan pembelian saat live (vs 2-3% di toko online biasa!)
  • Tingkat interaksi jauh lebih tinggi dari konten biasa
  • Efek "FOMO" sangat kuat mendorong pembelian
  • Interaksi langsung membangun kepercayaan

Kelebihan Live Shopping:

  • Konversi sangat tinggi
  • Demonstrasi produk secara real-time
  • Bisa jawab pertanyaan langsung
  • Algorithm TikTok mendorong live ke FYP

Kekurangan:

  • Butuh konsistensi jadwal
  • Perlu kemampuan membawakan acara/presentasi
  • Tidak bisa ditinggal begitu saja seperti iklan
  • Hasil bergantung pada jumlah penonton

Perhatian: Live Shopping sangat efektif, tapi butuh komitmen waktu. Jika Anda tidak punya waktu atau kemampuan membawakan acara, pertimbangkan menyewa host atau kerja sama dengan kreator.

Affiliate: Manfaatkan Kreator untuk Memperluas Jangkauan

Affiliate adalah strategi minim risiko karena Anda hanya bayar ketika ada penjualan:

  • Komisi affiliate: 5-30% tergantung kategori (lebih tinggi dari Amazon 1-10%!)
  • Tingkat konversi: 0.1-3% tergantung kreator
  • 40% pengguna TikTok beli setelah lihat konten kreator

Kelebihan Affiliate:

  • Bayar hanya jika laku - tidak ada biaya di awal
  • Manfaatkan followers kreator yang sudah besar
  • Konten terasa lebih asli dan dipercaya
  • Bisa diperbesar dengan banyak kreator sekaligus

Kekurangan:

  • Margin terpotong komisi
  • Tidak bisa kontrol penuh atas konten
  • Perlu usaha untuk mencari kreator berkualitas
  • Hasil bergantung pada performa kreator

Diskon: Taktik Pendorong Urgensi

Diskon bukan strategi mandiri, tapi penguat yang ampuh untuk strategi lain:

  • Flash Sale + Live Shopping = konversi meledak
  • Voucher khusus untuk followers = meningkatkan loyalitas
  • Diskon pembeli pertama = menarik pelanggan baru

Kelebihan Diskon:

  • Langsung meningkatkan volume penjualan
  • Menarik pelanggan baru
  • Menciptakan urgensi
  • Bagus untuk menghabiskan stok lama

Kekurangan:

  • Margin berkurang - harus hitung dengan cermat
  • Pelanggan jadi "pemburu diskon"
  • Bisa merusak citra merek jika terlalu sering
  • Tidak bertahan lama sebagai strategi utama

Perbandingan ROI: Tabel Lengkap

Aspek TikTok Ads Live Shopping Affiliate Diskon
Biaya Awal Sedang Rendah Tidak ada Potong margin
Tingkat Konversi 1-2.4% Hingga 50% 0.1-3% Tinggi
Kemudahan Diperbesar Tinggi Sedang Tinggi Sedang
Investasi Waktu Sedang Tinggi Rendah Rendah
Kontrol Tinggi Tinggi Sedang Tinggi
ROI Potensial 11.8x Sangat Tinggi Tinggi Tergantung margin

Rekomendasi Berdasarkan Budget Marketing

< Rp 500.000/bulan

Budget Rendah - Fokus Organik + Affiliate

Strategi:

  • Buat konten organik konsisten (3-5x per minggu)
  • Aktifkan program affiliate dengan komisi menarik
  • Live 1-2x per minggu tanpa boost
  • Hindari ads jika budget sangat terbatas
Rp 500.000 - 2.000.000/bulan

Budget Menengah - Kombinasi Live + Iklan Tertarget

Strategi:

  • Live 2-3x per minggu dengan promosi iklan saat live
  • TikTok Ads untuk menarik kembali penonton sebelumnya
  • Program affiliate aktif
  • Flash sale bulanan untuk meningkatkan volume
> Rp 2.000.000/bulan

Budget Tinggi - Strategi Lengkap

Strategi:

  • Pengenalan: TikTok Ads (TopView, In-Feed) untuk jangkauan luas
  • Pertimbangan: Spark Ads promosikan konten kreator
  • Konversi: Live Shopping dengan promo khusus
  • Perbesar: Program affiliate dengan banyak kreator

Cara Melacak Hasil dari Setiap Strategi

Melacak hasil sangat penting untuk tahu strategi mana yang benar-benar menghasilkan:

Untuk TikTok Ads:

  • Gunakan TikTok Ads Manager → lihat berapa penjualan dari setiap rupiah iklan
  • Lacak biaya per penjualan dan bandingkan dengan profit per transaksi

Untuk Live Shopping:

  • Catat GMV per sesi live
  • Hitung: (GMV - HPP - Biaya Live) / Waktu = ROI per jam

Untuk Affiliate:

  • TikTok Shop Seller Center → Affiliate Analytics
  • Bandingkan total komisi dibayar vs total penjualan yang dihasilkan

Untuk Semua Strategi:

Yang paling penting adalah profit akhir per produk. Gunakan RekapCepat untuk melihat breakdown profit setelah dikurangi semua biaya (HPP, fee platform, komisi affiliate, diskon).

Track ROI Promosi Anda!

Lihat profit per transaksi dan bandingkan hasil setiap promosi. Keputusan berdasarkan data untuk marketing yang lebih efektif!

Analisis ROI →

Kesimpulan

Tidak ada "satu strategi terbaik" untuk semua seller. Rekomendasi berdasarkan prioritas:

  1. Konversi tertinggi: Live Shopping (hingga 50% penonton beli!)
  2. Hasil terukur: TikTok Ads (hasil penjualan jelas, bisa dioptimasi)
  3. Risiko terendah: Affiliate (hanya bayar jika ada yang beli)
  4. Pendorong volume: Diskon (bagus sebagai penguat)

Strategi kombinasi biasanya memberikan hasil terbaik:

  • Ads untuk pengenalan → Live untuk penjualan → Affiliate untuk memperluas jangkauan
  • Diskon sebagai "pemanis" saat momen tertentu

Yang terpenting: selalu lacak dan ukur hasil. Jangan berasumsi satu strategi berhasil tanpa data. Analisis profit per kanal, sesuaikan budget, dan perbaiki secara berkala.

Artikel Terkait

Biaya Flash Sale dan ROI Kampanye
Analisis biaya dan potensi return dari Flash Sale
Waktu Terbaik Ikut Campaign Marketplace
Kapan harus ikut dan kapan skip campaign platform
Strategi Menghadapi Perang Harga di Marketplace dengan Bijak
Cara bersaing harga tanpa mengorbankan profit