Perbandingan Biaya Admin Tokopedia vs TikTok Shop vs Shopee Terbaru 2026

Perbandingan Biaya Admin Tokopedia vs TikTok Shop vs Shopee Terbaru 2026

Memahami struktur biaya di setiap marketplace adalah kunci untuk menghitung margin profit dengan akurat. Di tahun 2026, ketiga platform besar - Tokopedia, TikTok Shop, dan Shopee - telah memperbarui kebijakan biaya admin mereka.

Artikel ini akan membahas perbandingan lengkap biaya admin, komisi, dan fee tambahan di ketiga marketplace tersebut berdasarkan update terbaru Januari 2026.

Disclaimer: Biaya marketplace dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu cek informasi resmi di Seller Center masing-masing platform untuk data terkini.

Biaya Admin Tokopedia 2026

TOKOPEDIA Struktur Biaya

Tokopedia menerapkan biaya layanan untuk seller Power Merchant dan Power Shop. Per 2026, biaya layanan berkisar antara 1% hingga 10% tergantung kategori produk.

Kategori Biaya Layanan Setelah Diskon 20%
Elektronik 10% 8%
Fashion 10% 8%
FMCG 10% 8%
Gaya Hidup 10% 8%
Kategori Lainnya 1-10% Bervariasi

Catatan: Sub-kategori dengan biaya layanan 10% mendapat diskon 20%, sehingga efektif menjadi 8%.

Biaya Admin TikTok Shop 2026

TIKTOK SHOP Struktur Biaya

TikTok Shop Indonesia (termasuk "TikTok Shop by Tokopedia") memiliki struktur biaya yang kompleks dengan beberapa komponen.

1. Komisi Platform
Kategori Tarif Komisi
Sebagian besar kategori 1-10% (efektif 8% setelah diskon)
Kategori non-spesifik 6.97% (termasuk pajak)
2. Biaya Tambahan
  • Komisi Dinamis: 4-6% tambahan (maks Rp40.000/item) - mulai Juni 2025
  • Order Handling Fee: Rp1.250 per pesanan yang berhasil - mulai Agustus 2025
  • Biaya Pre-Order: 3% tambahan untuk produk pre-order
  • Komisi Afiliasi: 2-15% jika menggunakan program afiliasi

Biaya Admin Shopee 2026

SHOPEE Struktur Biaya

Shopee memiliki struktur biaya yang berbeda untuk Non-Star, Star, Star+, dan Shopee Mall. Per Januari 2026, ada beberapa perubahan signifikan.

Biaya Administrasi per Kategori (Januari 2026)
Kategori Non-Star/Star/Star+ Shopee Mall
Fashion 4.25% - 9% 2.5% - 10.2%
FMCG 6.5% - 10% Hingga 10%
Elektronik 5.25% - 10% Hingga 10%
Gaya Hidup 2.5% - 10% 2.5% - 10.2%
Non-kategori khusus 8.25% - 9.5% Bervariasi
Biaya Tambahan
  • Biaya Proses Pesanan: Rp1.250 per transaksi selesai + Rp5 tetap per pesanan
  • Biaya Gratis Ongkir XTRA: 4.0% - 4.5% per pesanan (naik dari 3%)
  • Biaya Pre-Order: 3% + layanan 2% untuk pesanan pre-order

Perbandingan Ringkas Ketiga Platform

Komponen Biaya Tokopedia TikTok Shop Shopee
Biaya Admin Dasar 1-10% (efektif 8%) 1-10% + 4-6% 2.5-10%
Biaya per Pesanan - Rp1.250 Rp1.250 + Rp5
Biaya Pre-Order - 3% 3% + 2%
Biaya Promo Ongkir Bervariasi Bervariasi 4-4.5%
Total Estimasi (Kategori Umum) 8-10% 12-16% 10-15%

Peringatan: Biaya total bisa lebih tinggi jika seller mengikuti program promo, gratis ongkir, atau afiliasi. Hitung dengan cermat sebelum menentukan harga jual.

Tips Mengelola Biaya Marketplace

  1. Hitung margin dengan teliti: Masukkan semua komponen biaya (admin, ongkir promo, flash sale) dalam perhitungan harga jual
  2. Bandingkan per kategori: Biaya berbeda per kategori, mungkin platform A lebih murah untuk fashion tapi B lebih murah untuk elektronik
  3. Manfaatkan promo platform: Periode diskon biaya admin bisa menghemat signifikan
  4. Pertimbangkan omset: Volume tinggi bisa mendapat tarif lebih rendah di beberapa platform
  5. Review secara berkala: Kebijakan biaya berubah setiap beberapa bulan, stay updated

Hitung Net Profit Otomatis

RekapCepat menghitung biaya admin, ongkir, dan net profit untuk setiap transaksi secara otomatis.

Coba RekapCepat Gratis →

Kesimpulan

Di tahun 2026, struktur biaya marketplace semakin kompleks dengan berbagai komponen tambahan. TikTok Shop cenderung memiliki biaya total tertinggi karena adanya komisi dinamis, sementara Tokopedia relatif lebih straightforward dengan biaya layanan flat.

Shopee berada di tengah-tengah, namun dengan banyak biaya tambahan untuk program promo seperti Gratis Ongkir XTRA. Seller perlu menghitung dengan cermat dan mempertimbangkan platform mana yang paling menguntungkan untuk kategori produk mereka.

Untuk keputusan terbaik, gunakan tools analisis yang bisa menghitung net profit setelah semua potongan biaya secara otomatis.