Apakah Jualan di Live TikTok Masih Menguntungkan di 2026?

Apakah Jualan di Live TikTok Masih Menguntungkan di 2026?

TikTok Shop telah mengubah lanskap e-commerce Indonesia sejak 2022. Dengan konsep "shoppertainment"—belanja sambil terhibur—platform ini menawarkan pengalaman yang berbeda dari marketplace konvensional. Tapi bagaimana prospeknya di 2026Apakah live selling masih menguntungkan, atau sudah lewat masanya?

Mari kita analisis berdasarkan data 2025 dan proyeksi tren ke depan.

Data TikTok Shop Indonesia 2025

Sebelum memprediksi 2026, mari lihat kondisi TikTok Shop di 2025:

180+ juta
Pengguna TikTok Indonesia
30x
Kenaikan transaksi via live
3x
Konversi lebih tinggi
6 dari 10
Konsumen pernah beli via live

Data di atas menunjukkan bahwa Indonesia adalah pasar TikTok terbesar di Asia Tenggara. Dengan lebih dari 180 juta pengguna aktif, potensi pasarnya sangat besar. Yang lebih menarik, tingkat konversi live selling mencapai 3 kali lipat lebih tinggi dibanding e-commerce tradisional!

Fakta Menarik: Rata-rata pengguna Indonesia menghabiskan lebih dari 3 jam 45 menit per hari di media sosial. TikTok menjadi salah satu platform utama yang digunakan untuk hiburan sekaligus belanja.

Prediksi Live TikTok di 2026

Berdasarkan tren yang ada, berikut prediksi kami untuk 2026:

Proyeksi Positif untuk 2026:

  • Pertumbuhan terus berlanjut — Dengan integrasi TikTok Shop x Tokopedia, ekosistem semakin kuat
  • UMKM semakin banyak — Jumlah seller UMKM naik 40% menjelang Ramadan 2025, tren ini kemungkinan berlanjut
  • Infrastruktur membaik — Fitur live selling, analytics, dan tools untuk seller terus dikembangkan
  • Generasi Z mendominasi — Demografi pembeli utama semakin nyaman dengan live shopping

Kategori Produk yang Diprediksi Booming 2026

Berdasarkan tren 2025 dan perilaku konsumen, kategori ini diprediksi tetap kuat di 2026:

  • Kecantikan & Skincare — Produk yang butuh demonstrasi visual, seperti makeup tutorial
  • Fashion & Aksesori — Try-on virtual, mix-and-match outfit
  • Makanan & Minuman — Snack, hampers, produk kuliner viral
  • Perlengkapan Rumah — Produk praktis yang butuh demo cara pakai
  • Gadget & Aksesori — Unboxing dan review langsung

Siapa yang Cocok untuk Live Selling?

Live selling tidak cocok untuk semua orang. Anda mungkin cocok jika:

  • Produk Anda mudah didemonstrasikan secara visual
  • Anda atau tim Anda nyaman bicara di depan kamera
  • Target market Anda adalah usia 18-35 tahun
  • Produk punya margin cukup untuk menanggung promo live
  • Anda bisa konsisten live minimal 3-4x seminggu

Pertimbangkan: Live selling membutuhkan waktu dan energi yang tidak sedikit. Jika Anda tidak bisa konsisten live atau produk sulit divisualisasikan, mungkin strategi e-commerce konvensional lebih cocok.

Tantangan Live Selling di 2026

Meski prospeknya positif, ada beberapa tantangan yang perlu diantisipasi:

  1. Persaingan semakin ketat — Semakin banyak seller masuk, perlu diferensiasi yang kuat
  2. Biaya platform meningkat — Fee admin dan komisi kemungkinan naik seiring platform berkembang
  3. Ekspektasi konten makin tinggi — Penonton sudah "terlatih", butuh konten yang lebih menarik
  4. Burnout host/seller — Live selling intensif bisa menguras energi
  5. Manajemen stok saat viral — Produk viral bisa kehabisan stok dalam hitungan menit

Tips Sukses Live Selling di 2026

Jika Anda memutuskan untuk terjun ke live selling, perhatikan tips berikut:

  1. Pilih waktu live yang tepat — Prime time biasanya jam 19.00-22.00 WIB
  2. Buat konten yang autentik — Penonton bisa merasakan jika konten terlalu "scripted"
  3. Siapkan promo khusus live — Diskon atau bundle yang hanya tersedia saat live
  4. Interaksi aktif dengan penonton — Jawab komentar, sebut nama pembeli
  5. Konsisten dengan jadwal — Minimal 3-4x/minggu agar algoritma mendukung
  6. Pantau analytics — Pelajari kapan penonton paling banyak, produk mana yang laris
  7. Kelola margin dengan ketat — Jangan sampai diskon menggerus profit

Analisis Profit Live Selling Anda

Dengan RekapCepat, Anda bisa melihat profit per produk dan per transaksi dari TikTok Shop. Pastikan live selling Anda benar-benar menguntungkan!

Coba Gratis →

Kesimpulan: Worth It atau Tidak?

WORTH IT
...dengan syarat dan strategi yang tepat

Berdasarkan analisis data dan tren, live selling di TikTok masih akan menguntungkan di 2026 untuk seller yang:

  • Punya produk yang cocok untuk demonstrasi visual
  • Nyaman dan konsisten tampil di depan kamera
  • Mampu mengelola operasional (stok, pengiriman) saat volume naik
  • Memahami margin dan tidak terjebak "perang harga"

Namun, tidak disarankan jika:

  • Produk sulit divisualisasikan atau butuh penjelasan teknis panjang
  • Tidak ada waktu/resources untuk live konsisten
  • Margin produk terlalu tipis untuk promo

Yang terpenting, pahami profit Anda yang sesungguhnya. Jangan terjebak dengan omzet besar tapi margin tipis. Gunakan tools seperti RekapCepat untuk menganalisis apakah strategi live selling Anda benar-benar menghasilkan keuntungan.

Artikel Terkait

Strategi Perang Harga di TikTok Shop: Hadapi atau Hindari?
Cara menghadapi kompetitor yang banting harga tanpa menggerus margin.
Berapa Margin Ideal untuk Jualan di TikTok Shop?
Panduan menentukan harga jual yang tetap profitable.
Produk Trending Apa yang Akan Laris di TikTok Shop 2026?
Prediksi kategori produk yang punya potensi viral.