Ini Cara Pedagang Online Bisa Mendapat Akses Pinjaman Modal Usaha Dari Bank

Ini Cara Pedagang Online Bisa Mendapat Akses Pinjaman Modal Usaha Dari Bank

Modal adalah nyawa bisnis online. Tanpa modal yang cukup, sulit untuk restock barang, membayar supplier, atau mengembangkan usaha. Kabar baiknya, saat ini seller online punya akses ke pinjaman modal berbunga rendah dari bank—tidak hanya untuk pelaku usaha konvensional!

Artikel ini akan membahas cara mendapatkan pinjaman modal usaha dari bank dengan bunga yang terjangkau. Fokus kita adalah KUR (Kredit Usaha Rakyat) dan Bank Mandiri Seller Financing—dua opsi yang sangat cocok untuk seller online Indonesia.

Peringatan: Artikel ini TIDAK merekomendasikan pinjaman online (pinjol) atau P2P Lending! Bunga pinjol bisa mencapai 20-40% per bulan, sangat tidak sehat untuk bisnis. Fokus kami hanya pinjaman bank dengan bunga rendah.

1. KUR (Kredit Usaha Rakyat) 2025

KUR adalah program pemerintah yang menyalurkan pinjaman ke UMKM dengan bunga bersubsidi. Bank BRI, Mandiri, BNI, dan bank lainnya menyalurkan KUR dengan syarat yang mudah untuk seller online.

Jenis KUR Plafon Pinjaman Bunga/Tahun
KUR Super Mikro s/d Rp10 juta 3%
KUR Mikro Rp10 - 100 juta 6%
KUR Kecil Rp100 - 500 juta 6%

Syarat Umum KUR untuk Seller Online:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah
  • Usaha telah berjalan minimal 6 bulan
  • Tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain
  • Memiliki NIB/IUMK atau Surat Keterangan Usaha dari kelurahan

Cara Mengajukan KUR BRI Online

  1. Kunjungi website kur.bri.co.id atau aplikasi BRImo
  2. Pilih menu "Ajukan Pinjaman"
  3. Login dengan akun email atau Google
  4. Isi formulir data diri dan profil usaha
  5. Upload dokumen: e-KTP, Kartu Keluarga, IUMK/NIB
  6. Tunggu konfirmasi untuk survei lokasi usaha
  7. Jika disetujui, tanda tangan akad kredit

Tips: Untuk seller online, siapkan screenshot atau bukti transaksi di marketplace sebagai bukti bahwa usaha Anda aktif. Ini membantu petugas bank saat survei!

2. Bank Mandiri Seller Financing

Bank Mandiri memiliki program khusus untuk seller e-commerce yang terdaftar di Shopee, Tokopedia, Bukalapak, atau GoTo. Program ini memberikan akses pinjaman berdasarkan performa toko Anda!

Keunggulan Bank Mandiri Seller Financing:

  • Approval kurang dari 24 jam
  • Plafon hingga Rp25 juta (berdasarkan performa toko)
  • Proses pengajuan 100% online via marketplace
  • Suku bunga kompetitif
  • Jangka waktu fleksibel
  • Pencairan langsung ke rekening Bank Mandiri

Syarat Pengajuan

  • WNI usia 20-55 tahun
  • Memiliki rekening Bank Mandiri
  • Telah berjualan minimal 6 bulan di marketplace
  • Transaksi penjualan minimal Rp2 juta/bulan selama 6 bulan terakhir
  • Dokumen: e-KTP, swafoto bersama e-KTP, NPWP (jika >Rp50 juta)

Cara Mengajukan

  1. Buka aplikasi Shopee/Tokopedia (tergantung platform Anda)
  2. Cari banner/notifikasi "Pinjaman Modal Bank Mandiri"
  3. Klik "Ajukan Pinjaman Modal"
  4. Isi formulir dan upload dokumen
  5. Tunggu approval (biasanya kurang dari 24 jam)
  6. Dana cair ke rekening Bank Mandiri Anda

Anda juga bisa mengajukan langsung di: pinjamanmodal.bankmandiri.co.id

Perbandingan KUR vs Seller Financing

Aspek KUR Seller Financing
Plafon Maksimal Rp500 juta Rp25 juta
Bunga 3-6% / tahun Kompetitif (variatif)
Proses 3-7 hari kerja Kurang dari 24 jam
Syarat Usaha 6 bulan aktif 6-12 bulan di marketplace
Survei Lokasi Ya Tidak (online penuh)
Cocok untuk Modal besar, usaha lama Modal cepat, seller aktif

Tips Agar Pengajuan Pinjaman Disetujui

  1. Pastikan usaha sudah berjalan 6+ bulan — Bank butuh bukti bahwa usaha Anda stabil
  2. Siapkan dokumen lengkap — e-KTP, KK, IUMK/NIB, dan bukti transaksi
  3. Jaga performa toko — Rating tinggi dan review positif membantu untuk seller financing
  4. Tidak punya tunggakan kredit — Cek SLIK/BI Checking Anda sebelum mengajukan
  5. Jelaskan tujuan pinjaman dengan jelas — Untuk restock, beli peralatan, atau ekspansi

Rekomendasi: Jika Anda butuh modal cepat di bawah Rp25 juta dan sudah aktif di marketplace, pilih Seller Financing. Jika butuh modal besar dan siap menunggu proses, pilih KUR.

Tahu Profit Anda Sebelum Ajukan Pinjaman!

Analisis transaksi dengan RekapCepat untuk mengetahui laba bersih Anda. Data profit yang jelas membantu perencanaan cicilan pinjaman.

Analisis Gratis →

Yang Harus Dihindari: Pinjaman Berbunga Tinggi

Meski terlihat mudah dan cepat, JANGAN pernah menggunakan pinjaman online (pinjol) atau P2P Lending untuk modal usaha! Berikut alasannya:

  • Bunga pinjol bisa mencapai 20-40% per bulan (setara 240-480% per tahun!)
  • Tenor pendek membuat cicilan sangat besar
  • Banyak yang ilegal dan melakukan penagihan kasar
  • Terjebak di siklus "gali lobang tutup lobang"

Perbandingan Bunga: KUR = 6%/tahun, Pinjol = 240%+/tahun. Dengan modal Rp10 juta, bunga KUR sekitar Rp600.000/tahun, sedangkan pinjol bisa Rp24 juta+/tahun. Sangat jauh berbeda!

Kesimpulan

Sebagai seller online di Indonesia, Anda punya akses ke pinjaman modal dengan bunga rendah dari bank—baik melalui KUR maupun Seller Financing dari Bank Mandiri. Manfaatkan program ini untuk mengembangkan bisnis tanpa terjebak bunga tinggi.

Pastikan usaha Anda sudah berjalan minimal 6 bulan, siapkan dokumen lengkap, dan jaga performa toko dengan baik. Dengan perencanaan yang matang, pinjaman modal bisa menjadi alat akselerasi bisnis—bukan beban yang mencekik.

Artikel Terkait

Cara Mengelola Cash Flow untuk Seller Online Modal Terbatas
8 strategi praktis mengelola arus kas agar bisnis tetap sehat.
Rumus Menghitung Laba Kotor dan Laba Bersih Toko Online
Pahami profit Anda sebelum mengambil pinjaman modal.
Tips Negosiasi dengan Supplier agar Dapat Harga Lebih Murah
Alternatif selain pinjaman: hemat modal dengan negosiasi supplier!