Cara Menentukan Waktu Terbaik untuk Restock Produk Toko Online

Cara Menentukan Waktu Terbaik untuk Restock Produk Toko Online

Salah satu tantangan terbesar seller online adalah menentukan kapan waktu yang tepat untuk restock produk. Terlambat restock berarti kehilangan penjualan. Terlalu cepat restock berarti modal tertahan di stok yang belum terjual.

Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari cara menghitung Reorder Point (ROP) dan Safety Stock untuk menentukan waktu restock yang optimal. Lengkap dengan rumus dan contoh perhitungan yang bisa langsung Anda praktikkan.

Mengapa Waktu Restock Sangat Penting?

Timing restock yang tepat memiliki dampak langsung pada bisnis Anda:

  • Mencegah kehabisan stok (stockout): Kehilangan penjualan dan pelanggan yang kecewa
  • Menghindari overstock: Modal tidak tertahan di barang yang lambat terjual
  • Menjaga cash flow sehat: Pembelian stok terencana dengan baik
  • Meningkatkan performa toko: Rating toko tidak turun karena stok kosong

Mengenal Reorder Point (ROP)

Reorder Point adalah tingkat stok minimum yang memicu Anda untuk melakukan pemesanan ulang ke supplier. Ketika stok mencapai titik ini, Anda harus segera order agar barang tiba sebelum stok habis.

ROP = (Rata-rata Penjualan Harian × Lead Time) + Safety Stock

Komponen Rumus ROP

Komponen Penjelasan Contoh
Rata-rata Penjualan Harian Total penjualan dibagi jumlah hari 300 unit / 30 hari = 10 unit/hari
Lead Time Waktu dari order sampai barang tiba 7 hari
Safety Stock Stok cadangan untuk antisipasi fluktuasi 20 unit

Cara Menghitung Safety Stock

Safety Stock adalah stok cadangan yang berfungsi sebagai "bantalan" untuk mengantisipasi lonjakan permintaan atau keterlambatan pengiriman dari supplier.

Safety Stock = (Penjualan Max Harian × Lead Time Max) - (Penjualan Avg × Lead Time Avg)

Contoh Perhitungan Safety Stock

Misalkan data penjualan produk Anda:

  • Penjualan harian maksimum: 15 unit
  • Penjualan harian rata-rata: 10 unit
  • Lead time maksimum: 10 hari
  • Lead time rata-rata: 7 hari
Safety Stock = (15 × 10) - (10 × 7) = 150 - 70 = 80 unit

Tips: Untuk produk musiman atau yang sering viral, tambahkan safety stock ekstra 20-30% untuk mengantisipasi lonjakan permintaan mendadak.

Contoh Perhitungan Lengkap ROP

Mari kita hitung ROP untuk sebuah produk dengan data berikut:

Data Nilai
Penjualan rata-rata harian 10 unit
Lead time supplier 7 hari
Safety stock 80 unit
ROP = (10 × 7) + 80 = 70 + 80 = 150 unit

Artinya: Ketika stok Anda mencapai 150 unit, segera lakukan pemesanan ke supplier. Dengan begitu, barang akan tiba sebelum stok Anda habis.

Faktor yang Mempengaruhi Waktu Restock

1. Lead Time Supplier

Waktu yang dibutuhkan supplier untuk mengirim barang. Supplier lokal biasanya 3-7 hari, sedangkan impor bisa 2-4 minggu.

2. Musim dan Tren

Permintaan bisa melonjak saat momen tertentu seperti:

  • Harbolnas (10.10, 11.11, 12.12)
  • Idul Fitri dan Natal
  • Back to school
  • Produk viral di TikTok

3. Promo Marketplace

Saat ikut flash sale atau campaign besar, Anda perlu menyiapkan stok ekstra 2-3x lipat dari biasanya.

4. Keterbatasan Modal

Jika modal terbatas, Anda mungkin perlu memprioritaskan restock produk yang paling laris (fast moving) dan mengurangi safety stock untuk produk slow moving.

Perhatian: Jangan sampai semua modal Anda tertahan di stok. Sisakan minimal 30% modal untuk biaya operasional dan keadaan darurat.

Rekomendasi Frekuensi Stock Opname

Skala Bisnis Frekuensi Ideal Metode
UMKM kecil (< 100 SKU) Bulanan Full stock opname
Menengah (100-500 SKU) Mingguan (parsial) + Bulanan (full) Cycle counting
Besar (> 500 SKU) Harian (parsial) + Quarterly (full) Perpetual inventory

Tools untuk Tracking Restock

Berikut beberapa tools yang bisa membantu Anda tracking stok:

  • Google Sheets/Excel: Gratis, bisa buat formula ROP sendiri
  • Aplikasi inventory: Jurnal, Accurate, iReap, BoxHero
  • Fitur stok marketplace: Seller Center Tokopedia/TikTok Shop

Kesimpulan

Menentukan waktu restock yang tepat membutuhkan data historis penjualan dan pemahaman tentang lead time supplier. Dengan menghitung Reorder Point dan Safety Stock, Anda bisa:

  • Menghindari kehabisan stok yang merugikan
  • Menjaga cash flow tetap sehat
  • Mengoptimalkan modal yang tersedia
  • Meningkatkan performa toko di marketplace

Mulailah dengan tracking penjualan harian, catat lead time dari masing-masing supplier, dan hitung ROP untuk setiap produk. Evaluasi secara berkala dan sesuaikan dengan kondisi pasar.

Perlu Analisis Profit per Produk?

RekapCepat.id membantu Anda melihat produk mana yang paling menguntungkan untuk diprioritaskan restock-nya.

Coba Gratis Sekarang

Artikel Terkait

Tips dan Strategi Melakukan Stock Opname Toko Online
Panduan lengkap stock opname untuk UMKM dengan metode yang tepat
Cara Mengelola Cash Flow untuk Seller Online
8 strategi praktis mengelola arus kas agar bisnis tetap sehat
Daftar Biaya Operasional Rutin Seller Online
Daftar lengkap biaya operasional yang wajib dicatat seller UMKM