Apa Itu CPM, ROI, GMV, dan Istilah Lain di Seller Center? Penjual Tokopedia & TikTok Shop Harus Paham

Infografis istilah-istilah penting di Seller Center seperti CPM, ROI, GMV, ROAS, CTR, dan CVR untuk seller Tokopedia dan TikTok Shop

Buka dashboard Seller Center, langsung bingung lihat singkatan: CPM, CPC, ROI, ROAS, GMV, AOV, CTR, CVR... Apa artinya? Kenapa penting? Bagaimana cara menghitungnya?

Artikel ini adalah panduan referensi lengkap untuk seller Tokopedia dan TikTok Shop. Kami jelaskan 20+ istilah penting dengan bahasa sederhana, lengkap dengan contoh angka nyata agar mudah dipahami.

Tips: Bookmark halaman ini! Setiap kali bingung dengan istilah di Seller Center, Anda bisa kembali ke sini sebagai referensi.

Istilah Metrik Penjualan

Istilah-istilah ini berkaitan dengan performa penjualan toko Anda secara keseluruhan.

GMV (Gross Merchandise Value)

Gross Merchandise Value = Nilai Barang Dagangan Kotor

GMV adalah total nilai semua barang yang terjual melalui toko Anda dalam periode tertentu, sebelum dikurangi potongan apapun (fee, diskon, retur, ongkir).

Contoh: Bulan ini Anda jual 100 produk @ Rp 100.000. GMV = Rp 10.000.000. Tapi setelah dikurangi fee platform, affiliate, dan ongkir, uang yang masuk ke rekening mungkin hanya Rp 7-8 juta.

Peringatan: GMV BUKAN profit! Banyak seller fokus ke GMV naik, padahal profit justru turun karena fee dan diskon membesar.

Revenue (Pendapatan)

Revenue = Pendapatan Bersih

Revenue adalah uang yang benar-benar masuk ke rekening Anda setelah semua potongan (fee platform, affiliate, voucher, dll). Di TikTok Shop disebut juga Settlement Amount.

Contoh: GMV Rp 10 juta, tapi setelah dipotong fee 15%, affiliate 10%, dan voucher 5% → Revenue = Rp 7.000.000

AOV (Average Order Value)

Average Order Value = Nilai Rata-rata per Pesanan

AOV adalah rata-rata nilai transaksi setiap kali ada pesanan masuk. Semakin tinggi AOV, semakin efisien bisnis Anda.

AOV = Total GMV ÷ Jumlah Pesanan
Contoh: Total GMV Rp 10 juta dari 200 pesanan → AOV = Rp 50.000. Jika 100 pesanan → AOV = Rp 100.000 (lebih bagus!)

Profit Margin

Profit Margin = Margin Keuntungan

Profit Margin adalah persentase keuntungan dari setiap penjualan setelah dikurangi semua biaya (modal, fee, ongkir, packing, dll).

Profit Margin = (Profit ÷ Harga Jual) × 100%
Contoh: Jual produk Rp 100.000, profit bersih Rp 25.000 → Margin = 25%

Istilah ROI & Profitabilitas

Ini adalah istilah yang paling penting untuk mengukur apakah bisnis Anda menguntungkan atau tidak.

ROI (Return on Investment)

Return on Investment = Pengembalian atas Investasi

ROI adalah persentase keuntungan yang Anda dapat dari modal/investasi yang dikeluarkan. ROI mengukur profit bersih dibandingkan biaya.

ROI = (Profit Bersih ÷ Total Investasi) × 100%
Contoh: Investasi iklan Rp 1 juta, profit bersih (setelah semua biaya) Rp 300.000 → ROI = 30%

ROAS (Return on Ad Spend)

Return on Ad Spend = Pengembalian atas Belanja Iklan

ROAS adalah berapa rupiah penjualan yang Anda dapat dari setiap Rp 1 yang dihabiskan untuk iklan. ROAS fokus ke penjualan (GMV), bukan profit.

ROAS = Total Penjualan ÷ Biaya Iklan
Contoh: Spend iklan Rp 1 juta, penjualan Rp 5 juta → ROAS = 5x atau 500%

Perbedaan ROI vs ROAS:

  • ROAS = fokus ke penjualan (GMV), belum dikurangi modal & biaya lain
  • ROI = fokus ke profit bersih, sudah dikurangi semua biaya

ROAS 5x belum tentu untung kalau margin tipis! Selalu hitung ROI juga.

Istilah Metrik Iklan

Istilah-istilah ini muncul saat Anda menjalankan iklan di TikTok Ads atau Tokopedia TopAds.

CPM (Cost per Mille)

Cost per Mille = Biaya per 1.000 Tayangan

CPM adalah biaya yang Anda bayar untuk setiap 1.000 kali iklan ditampilkan (impressions). "Mille" artinya seribu dalam bahasa Latin.

CPM = (Biaya Iklan ÷ Impressions) × 1.000
Contoh: Spend Rp 500.000, iklan tayang 10.000 kali → CPM = Rp 50.000 (bayar Rp 50k per 1.000 orang lihat)

CPC (Cost per Click)

Cost per Click = Biaya per Klik

CPC adalah biaya yang Anda bayar setiap kali seseorang mengklik iklan Anda.

CPC = Biaya Iklan ÷ Jumlah Klik
Contoh: Spend Rp 500.000, dapat 1.000 klik → CPC = Rp 500 per klik

CPV (Cost per View)

Cost per View = Biaya per Tayangan Video

CPV adalah biaya yang Anda bayar setiap kali video iklan ditonton minimal 6 detik (di TikTok Ads).

Contoh: Spend Rp 200.000, video ditonton (6 detik+) oleh 2.000 orang → CPV = Rp 100

CPA (Cost per Acquisition)

Cost per Acquisition = Biaya per Akuisisi/Pembelian

CPA adalah biaya yang Anda bayar untuk setiap konversi (pembelian, pendaftaran, dll). Ini metrik paling penting untuk e-commerce.

CPA = Biaya Iklan ÷ Jumlah Pembelian
Contoh: Spend Rp 1 juta, dapat 50 pembeli → CPA = Rp 20.000 per pembeli

CPF (Cost per Follower)

Cost per Follower = Biaya per Pengikut Baru

CPF adalah biaya yang Anda bayar untuk setiap follower baru yang didapat dari iklan.

Contoh: Spend Rp 500.000, dapat 500 follower baru → CPF = Rp 1.000 per follower

Istilah Traffic & Engagement

Istilah-istilah ini mengukur seberapa banyak orang melihat dan berinteraksi dengan toko/iklan Anda.

Impressions (Tayangan)

Impressions adalah total berapa kali iklan/produk Anda muncul di layar pengguna. Satu orang bisa melihat lebih dari sekali.

Contoh: 10.000 impressions = iklan muncul 10.000 kali di layar pengguna

Reach (Jangkauan)

Reach adalah jumlah orang unik yang melihat iklan/produk Anda. Berbeda dengan impressions, reach menghitung per orang.

Contoh: Reach 5.000 = ada 5.000 orang berbeda yang melihat. Impressions bisa lebih besar kalau mereka lihat lebih dari sekali.

CTR (Click-Through Rate)

Click-Through Rate = Rasio Klik-Tayang

CTR adalah persentase orang yang mengklik setelah melihat iklan/produk Anda. CTR tinggi = iklan/listing menarik.

CTR = (Jumlah Klik ÷ Impressions) × 100%
Contoh: 10.000 impressions, 200 klik → CTR = 2%

CVR (Conversion Rate)

Conversion Rate = Rasio Konversi

CVR adalah persentase pengunjung yang melakukan pembelian. CVR tinggi = produk/toko meyakinkan.

CVR = (Jumlah Pembeli ÷ Jumlah Pengunjung) × 100%
Contoh: 1.000 orang kunjungi toko, 30 orang beli → CVR = 3%

Istilah Khusus TikTok Shop

Beberapa istilah yang spesifik untuk seller TikTok Shop.

GMV Max

GMV Max adalah sistem iklan otomatis TikTok yang menggunakan AI untuk memaksimalkan penjualan (GMV) toko Anda. Mulai Juli 2025, GMV Max akan menjadi satu-satunya jenis kampanye iklan di TikTok Shop.

Settlement

Settlement adalah proses pencairan dana dari TikTok Shop/Tokopedia ke rekening seller. Settlement Amount = uang yang benar-benar Anda terima setelah semua potongan.

SFP (Shop Free Program)

SFP adalah program gratis ongkir TikTok Shop. Fee SFP adalah biaya yang dibayar seller untuk ikut program ini (dipotong dari settlement).

Affiliate Commission

Affiliate Commission adalah komisi yang dibayarkan ke kreator/afiliator yang berhasil menjual produk Anda. Besaran ditentukan oleh seller (umumnya 5-30%).

Tabel Benchmark: Angka "Normal" untuk Seller

Berapa angka yang bagus untuk masing-masing metrik? Ini benchmark umum untuk e-commerce Indonesia:

Metrik Bagus Perlu Perbaikan Buruk
CTR > 2% 1-2% < 1%
CVR > 3% 1-3% < 1%
ROAS > 4x 2-4x < 2x
ROI > 30% 15-30% < 15%
Profit Margin > 25% 15-25% < 15%

Tips Menggunakan Metrik untuk Keputusan Bisnis

Memahami istilah saja tidak cukup. Anda harus bisa menggunakan metrik untuk membuat keputusan:

Skenario 1: GMV Naik, Profit Turun

Diagnosa: Cek ROI dan profit margin. Kemungkinan fee, diskon, atau affiliate commission terlalu besar.

Solusi: Kurangi diskon, review komisi affiliate, atau naikkan harga.

Skenario 2: CTR Tinggi, CVR Rendah

Diagnosa: Orang tertarik klik, tapi tidak jadi beli. Masalah ada di halaman produk.

Solusi: Perbaiki foto, deskripsi, review, atau harga produk.

Skenario 3: ROAS Bagus, ROI Jelek

Diagnosa: Penjualan tinggi, tapi biaya lain (modal, packing, ongkir) menghabiskan profit.

Solusi: Track semua biaya, bukan hanya biaya iklan. Hitung profit per produk.

Mau Hitung ROI & Profit yang Sebenarnya?

Upload data settlement Anda ke RekapCepat untuk breakdown lengkap: GMV, fee, affiliate commission, dan profit per produk!

Analisis Sekarang →

Kesimpulan

Memahami istilah-istilah di Seller Center adalah fondasi untuk jadi seller profesional. Berikut poin-poin penting:

  • GMV bukan profit — jangan hanya fokus ke GMV naik
  • ROAS mengukur penjualan, ROI mengukur keuntungan — keduanya penting
  • CTR mengukur daya tarik, CVR mengukur kemampuan convert — perbaiki keduanya
  • Selalu track semua biaya (fee, affiliate, ongkir, modal) untuk hitung profit sebenarnya
  • Gunakan benchmark sebagai panduan, tapi sesuaikan dengan kategori produk Anda

Dengan memahami istilah-istilah ini, Anda bisa membuat keputusan bisnis berdasarkan data, bukan feeling. Selamat berjualan!

Artikel Terkait

Jenis-Jenis Potongan yang Ditanggung Seller Tokopedia & TikTok Shop
Daftar lengkap semua jenis fee dan potongan
Cara Membaca Settlement Report Marketplace
Pahami setiap kolom di laporan settlement
Tantangan Seller TikTok Shop Melacak Profit di Seller Center
Mengapa menghitung profit sangat sulit?